Selasa, 13 Januari 2015

Bagaimana Strategi Blogging menjadi Halaman Pertama dalam Urutan Pertama di Pencarian Google?

Bagaimana Strategi Blogging menjadi Halaman Pertama dalam Urutan Pertama di Pencarian Google? Hello Blogggers Saya pertama kali mengenal blog saat di perkenalkan oleh Guru saya di Kampus D1 Jurusan Akuntansi sebuah Yayasan Sosial. Awalnya saya mempunyai hobi Chatting seperti Live Connector (LC), Yahoo Messengger (YM),dll, dan Media Sosial seperti Friendster sewaktu saya sekolah kelas 1 SMK Jurusan Akuntansi. Saat itu saya diajarkan jurus jitu bagaimana tulisan blog menjadi urutan no.1 di halaman pertama dari sekian juta tulisan blog,saya di ajarkan jangan hanya kita internetan untuk chatting dan media social,tapi kita bisa manfaakan internet untuk bisa menghasilkan uang atau pengetahuan lebih. Setelah banyak pelajaran yang saya dapatkan dari guru saya di Kampus D1 Jurusan Akuntansi sebuah yayasan social. Semula yayasan tersebut bukan hanya Tempat Kursus secara gratis baik kursus Komputer, Bahasa Inggris, Matematika dan Kursus Jahit untuk semua kalangan umum,baik yang masih sekolah SD, SMP, SMA/SMK maupun ibu-ibu namun menyelenggarakan juga bagi remaja yang ingin kuliah D1 jurusan Akuntansi. Kini Kuliah D1 Jurusan Akuntansi tersebut bubar dan hanya menjadi tempat Kursus Gratis. Baiklah kita kembali ke topik. Sebelum kita membahas blogging kita kenali dulu tempat kita mencari apa itu Google Search? Untuk menjelaskan secara detail anda bisa lihat gambar berikut :
Nah sekarang kita akan memulai untuk blogging melalui langkah – langkah berikut : 1. Membuat Akun Blogger Langkah pertama untuk memulai tersebut adalah kita harus membuat email blogger. Blogger adalah produk milik google dan email gmail adalah produk milik akun google sehingga pada saat kita membuka website : www.blogger.com maka kita akan langsung di arahkan ke situs akun google yaitu : https://accounts.google.com/ServiceLogin?service=blogger&passive=1209600&continue=https://www.blogger.com/home&followup=https://www.blogger.com/home<mpl=start Kita harus mengisi formulir terlebih dulu, seperti dibawah ini : Setelah kita mengisi formulir,langkah selanjutnya kita menentukan tema penulis blog yang nanti jika buat blog dibagian bawah tertera, sebagai contoh nama Penulis “Hobi” dan untuk bisa lebih jelasnya bisa lihat gambar : 2. Membuat Tema Blog dan Website Blog Setelah selesai mengikuti langkah – langkah selesai mengisi formulir kemudian kita diminta membuat nama website blog kita. Sebagai contoh nama website adalah http://indah-lestari-musik.blogspot.com. Nama website itu di ambil dari tema blog kita, Tema Blog adalah menjadi pemicu utama kita untuk menulis, jangan sampai kita menulis melenceng dari tema. Contoh tema blog adalah “Musik”. Jika kita mengambil tema blog adalah “Musik”. Kita harus menulis isi blog seputar Musik. Jika isi blog kita melenceng dari tema maka pengunjung blog kita yang telah banyak makin lama makin tidak mau mengunjungi blognya. Karena tema adalah karakter blog kita maka pengunjung berpikir isi blog pasti akan sesuai dengan temanya, sehingga jika penjung bisa mendapatkan informasi lengkap dari satu blog maka di hari esok pengunjung akan kembali berkunjung, semakin banyak pengunjung yang datang, blog kita akan ramai dikunjungi sehingga semakin mudah alat mesin pencari google untuk menempatkan blog kita tetap dalam urutan terdepan walaupun kita jarang ngblog lagi. Jika kita mengambil tema Musik, kita bisa menulis blog yaitu lirik lagu, menginputkan 1 file lagu atau apa saja yang masih berhubungan dengan Musik. Baik itu mengenai lagu Asing ataupun Lagu Dalam Negeri. Contoh kita membahas lirik lagu, bagaimana makna sebuah lagu pada setiap kata yang ditulis dalam sebuah lagu, maka blog kita sebagai contoh di berikan judul “Membahas Lirik Musik V.O.P “Tangisan Hati” “. Setelah kita telah selesai mengikuti seluruh langkah di atas kita sudah bisa mulai menulis isi blog. Contoh Tema Blog yang sudah dibuat : 3. Membuat Judul blog Setelah kita sudah selesai menentukan tema dan langkah di atas selanjutkan kita menentukan Judul Blog. Untuk judul blog kita perlu mempertimbangkan Judul atau isi Blog kita. Hal ini penting jika blog kita ingin masuk dalam halaman pertama dan urutan teratas. Namun jika tujuan kita biasa saja, Maka tidak perlu mempertimbangkan untuk Judul dan Isi blog. Tujuan untuk sangat mempertimbangkan Judul Blog adalah Apakah Isi dan Judul Blog kita mudah dicari oleh mesin Google saat Pengunjung mencari informasi yang ingin dicari secara bahasa yang umum?. Fungsi mesin google adalah membantu Pengunjung mencari informasi saat dia mengetikan kata yang ingin di cari pada kolom Pencarian Google yang telah di jelaskan di awal sebelum membahas blogging. Untuk lebih jelas kita bisa lihat Contoh Judul Blog berikut : 4. Menulis isi Blog Setelah di atas kita sudah menentukan Nama Penulis blog, Tema Blog dan Judul Blog, kemudian kita menulis isi blog atau kita kenal adalah blogging. 1 hal yang penting dalam menulis blog adalah melihat persyaratan mesin google untuk mencantumkan blog kita menjadi utama yaitu kita harus menulis posting blog paling minimal 400 kata, selain itu Dalam konten sebuah blog kita bisa mencantumkan dan memberikan korelasi antara isi posting artikel dengan keyword. Dengan korelasi yang baik, mesin pencari akan semakin bersahabat dengan blog kita, dan mampu membawa ke urutan terhormat dijajaran atas para mesin pencari. Jadi, usahakan kita selalu konsisten dengan apa yang selalu kita tulis dalam artikel dengan seluruh korelasi keyword, title, dan deskripsi dari blog.Semakin banyak kita mengulang-ngulang dan memasukkan keyword ke dalam isi artikel,maka blog kita akan semakin berani tampil dihalaman awal mesin pencari. Kita harus ada Kata Kunci yang harus di ulang minimal 10x pengulangan, sebab jika tidak ada Kata Kunci yang di ulang hanya 5x Pengulangan, maka jika ada blog yang lebih baik akan di letakan di atas blog kita dan blog kita semakin mundur terbelakang. Maka kita harus sering mengulang isi Blog yang menjadi Kata Kunci, agar blog kita masuk kedalam halaman pertama dan urutan pertama . Kita pasti mengetahui bahwa pengunjung hanya mau membaca artikel yang menjadi halaman pertama atau barisan terdepan, sedangkan jika pengunjung sudah mendapakan informasi di halaman pertama buat apa dia membuka halaman keduanya? Bukankah begitu? Maka itulah mengapa sangat penting menulis blog tidak boleh sembarangan. Sebab hal – hal yang telah di jelaskan oleh penulis. Jika tidak ingin mengulang kata kita bisa mendaftarkan blog ke mesin google agar bisa langsung terdaftar cepat di Mesin Google secara otomatis. Sebagai contoh tulisan blog seperti gambar : Sudah di jelaskan semua Bagaimana Strategi Blogging menjadi Halaman Pertama dalam Urutan Pertama di Pencarian Google? Silahkan mencoba,,
Inggriss

How Blogging Strategies become the order of the First Page on Google Search?

Before we discuss blogging we first identify where we look for what is Google Search? To explain in detail you can see the following picture:

Then how Blogging Strategy into Barisan leader in the first place in Google search as I became the first blog on the front page in 2009? For example, we typed the words "The Heart" It so there are emerging from the 742 000 first page of the first order for a website to be placed by "Cardiology News & Opinion - theheart org and Medscape" after the following sequence of "Selena Gomez- The Heart Want What it Want (Official video You tube "in a Google search. As the following figure:

Well now we will start to blogging through the steps - steps below:

1. Create Blogger Account

The first step to start is we have to make email a blogger. Blogger is owned by Google and email products are proprietary products gmail google account so that when we open the website: www.blogger.com then we will immediately be directed to the site Google account are:https://accounts.google.com/ServiceLogin? service=blogger&passive=1209600&continue=https://www.blogger.com/home&followup=https://www.blogger.com/home<mpl=start

We have to fill out a form first, as shown below:
Once we fill out a form, the next step we determine the theme of the blog authors later if for blogs listed at the bottom, for example the name of the Author "Hobby" and to be able to see more details pictures:
2. Creating Blogs and Websites Blog Themes

After completion of the steps - steps finished filling out a form and then we were asked to make our blog site name. For example, the name of the website is http://indah-lestari-musik.blogspot.com. The website name is taken from the theme of our blog, Blog Theme is a key trigger us to write, lest we write deviated from the theme. Examples of the blog theme is "Music". If we take the blog's theme is "Music". We have to write the contents of blogs about music. If the contents of the blog we deviated from the theme of the visitors to our blog that has a lot more and more do not want to visit her blog. Since the theme is the character of our blog so visitors think the content of the blog will definitely suit the theme, so if penjung can get complete information from the blog then tomorrow's visitors will come back to visit, more and more visitors are coming, our blog will be crowded so more easily google search engine tool to put our blog remain in the forefront although we rarely ngblog again. If we take the theme of music, we can write a blog that song, input 1 song or any file that is associated with the music. Whether it's about the song or songs in Foreign Affairs. Example we discuss the lyrics, how the meaning of a song on every word that is written in a song, then our blog as an example is given the title "Music Lyrics Discussing VOP" Cries of the Heart "". Once we have completed all the steps above we can begin to write the contents of the blog.

Examples Blog Themes that have been made:

3. Create a blog title

Once we have finished defining the theme and step over selanjutkan we determine the blog title. For the title of the blog we have to consider the title or content of our blog. This is important if we want to enter the blog first and the top of the page. But if our goal mediocre, so no need to consider for the Title and Contents blog. The purpose for the blog title is strongly considering Is our Blog Content and Title easily searchable by Google engine when visitors search for information to be sought in the common language ?. Google engine function is to help visitors find the information when she was typing the word that you want to search on the Google search field which has been described at the beginning before discussing blogging. To more clearly we can see the blog title following example:

4. Write the contents Blog

Once at the top we have determined the name of author blogs, Blog Themes and Blog Title, then we write the contents of the blog or we know is blogging. 1 important thing in writing a blog is seeing google engine requirements to include us into the main blog that we must write the blog post at least 400 words, in addition to the In content of a blog we can include and provide a correlation between post content articles with keywords. With a good correlation, the search engine will be more friendly to our blog, and is able to bring to the honorable order dijajaran on the search engines. So, we always try to be consistent with what we always write in the article with the entire correlation keyword, title, and description of blog.Semakin much we repeat-ngulang and enter keywords into the content of the article, the blog we will be able to appear at page beginning of engine seekers. We must exist Keywords should be repeated a minimum of 10x repetition, because if no keywords are repeated only 5x Repetition, then if there is a better blog will be put on top of our blog and our blog skids retarded. So we must often repeat the content that becomes Keywords Blog, our blogs into the first page and the first order.

We certainly know that the visitors just want to read an article that became the first page or the front row, while if the visitor has been assigned the first page of information on why he opened the second page? Is not it? So that's why it is very important to write a blog should not be arbitrary. For these things - things that have been described by the author. If you do not want to repeat the words we can register your blog to google engine to be directly registered quickly in Google machine automatically. As an example of the blog posts as shown:

Already described all How Blogging Strategies become the order of the First Page on Google Search?

Please try ,,

Senin, 12 Januari 2015

Vaping atau E-Cigarette ( Rokok Elektrik )

bukti saya mengerti tentang vaping yaitu saya berikan gambarnya berikut dibawah ini :


6 Alasan kenapa harus memilih menggunakan Rotrik (Rokok Elektrik):

• Bukan Asap Tetapi Uap

• Ramah Lingkungan

• Hemat Biaya

• Non Adiktif

• Aman

• Gaya Hidup

Rokok elektrik atau e-cigarette disebut juga vaporizer (vaping) dikembangkan di Tiongkok dan diperkenalkan mulai tahun 2004. Bentuk dan ukuran rokok elektrik beragam, tapi kebanyakan lebih panjang daripada rokok biasa. Ada pula yang menyerupai cerutu atau pipa. Rokok elektrik bekerja dengan diisap melalui mulut. Aliran udara yang mengalir dari mulut pengisap akan menyalakan sensor yang memicu bekerjanya pemanas kecil bertenaga baterai.

Pemanas kemudian menguapkan nikotin cair sintesis di dalam wadah sekaligus mengaktifkan cahaya yang menyala di ujung rokok elektrik seperti rokok normal. Pemanas pada rokok elektrik juga menguapkan propylene glycol atau PEG yang akan membuat rokok elektrik mengeluarkan asap.

Nikotin cair sintesis dalam rokok elektrik juga mengandung perasa buatan dan pengawet makanan. Bahan-bahan ini aman bila dikonsumsi secara biasa, tapi lain soal bila diisap. Bakteri penyebab pneumonia juga akan makin kebal seiring Anda mengisap rokok elektrik. (PA). Rasanyapun beraneka ragam, mulai dari rasa rokok asli, kretek, menthol, mint, hingga rasa buah. harganya yang ada lokasi saya di Kota Depok adalah Rp. 90.000,- terakhir harga tersebut turun seharga Rp 50.000,- selebihnya harganya ber variasi.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan memperingatkan masyarakat bahwa rokok elektronik yang telah beredar di beberapa kota adalah produk ilegal dan tidak aman. Produk ini belum diuji klinis oleh karena itu berbahaya. Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menyatakan produk ini tidak aman dikonsumsi, merekomendasikan untuk melarang peredarannya.
Kepala Badan POM, Kustantinah, menjelaskan bahwa kandungan propilen glikol, dieter glikol dan gliserin sebagai pelarut nikotin ternyata dapat menyebabkan penyakit kanker.
Tanggapan dari WHO: ROKOK elektrik adalah inhaler berbasis tenaga listrik baterai yang mengandung nikotin. Dimana WHO menyebut sebagai sistem pengiriman elektronik nikotin. Pada awalnya rokok elektrik dipasarkan sebagai alternatif pengganti rokok tembakau dengan mekanisme kerja sebagai alat penyemprot dan menguap cairan nikotin dalam cartridge. Cairan nikotin ini, awalnya diakui aman, karena hanya mengandung nikotin, propilen glikol, penyedap (untuk mensimulasikan rasa tembakau), air, serta tanpa tar berbahaya dan aditif kimia beracun.

Pada 2009, Food and Drug Association (FDA) mensponsori penelitian untuk mengevaluasi rokok elektrik. Mereka menemukan bahwa rokok elektrik masih mengandung Tobacco Specific Nitrosamines (TSNA) dan Diethylene Glycol (DEG) yang dikebal sebagai racun dan karsinogen (zat pemicu kanker). Studi terbaru yang membandingkan beberapa rokok elektrik mencatat bahwa beberapa 'e-cigarette' merek tertentu meningkatkan secara signifikan kadar karbon monoksida di dalam plasma darah dan tingkat denyut jantung penggunanya.

Sementara The New England Journal of Medicine juga mengungkapkan bahwa di tahun 2013, penjualan rokok elektronik di Eropa meningkat hingga angka 650 juta dolar AS per tahun. Dan di Amerika, penjualan rokok elektronik ini bahkan sudah mencapai 1700 juta dolar AS. Kendati angka-angka ini masih tergolong kecil bila dibandingkan dengan rokok tembakau, tapi peningkatannya cukup signifikan. Sementara penjualan untuk rokok tembakau tidak menurun. Ini menyimpulkan adanya pengguna ganda. Sehingga banyak juga masyarakat yang tidak senang seiring marak atau trennya menggunakan vaping.

Saya juga mengambil berita dari Koran kompas online di Negara Indonesia sebagai berikut :

KOMPAS.com — Berhenti merokok tidak semudah membalikkan telapak tangan. Karena itu, banyak orang memilih untuk menggunakan cara-cara tertentu pada masa peralihan hingga mereka benar-benar bisa melepaskan rokok.

Salah satu cara yang saat ini tengah populer baik di negara-negara maju maupun di Indonesia adalah dengan menggunakan rokok elektronik. Namun, cara ini juga masih menuai kontroversi karena bahayanya tidak jauh berbeda dengan rokok konvensional.
Menurut dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Persahabatan Jakarta, Agus Dwi Susanto, rokok elektronik bisa dikatakan merupakan cara "bahaya" untuk berhenti merokok. Ini karena rokok tersebut memiliki bahaya yang hampir sama dengan rokok konvensional, baik dari kandungan nikotin maupun senyawa-senyawa kimia lainnya.

Meskipun pada awalnya rokok elektronik diklaim efektif membantu orang berhenti merokok, tetapi kini penggunaannya tidak direkomendasikan. Setelah melewati sejumlah evaluasi, rokok elektronik memiliki beberapa bahaya, antara lain sebagai berikut.

1. Sering disalahgunakan

Agus mengatakan, bila digunakan secara benar, rokok elektronik memang bisa menjadi cara peralihan untuk berhenti merokok. Di sisi lain, rokok elektronik sangat mudah untuk disalahgunakan penggunaannya. "Misalnya seperti saat ini, meski belum mendapat izin dan dijual resmi, rokok elektronik sudah banyak digunakan," ujarnya saat dihubungi Kompas Health, Selasa (5/8/2014). Nikotin dalam rokok elektronik juga seharusnya dikurangi secara gradual. Namun, bila digunakan secara bebas tanpa resep penurunan dosis, maka jumlah nikotin yang digunakan akan terus sama, bahkan mungkin bertambah tanpa ada standar yang jelas. Nikotin yang digunakan dalam jangka waktu yang lama akan terakumulasi dalam tubuh dan mengakibatkan gangguan pada pembuluh darah, seperti penyempitan atau pengentalan darah. Jadi, meskipun jumlahnya jauh lebih sedikit, nikotin pada rokok elektronik juga sama bahayanya dengan rokok konvensional.

2. Asap

Meskipun dibakar secara elektronik, nikotin dalam rokok elektronik juga akan menimbulkan asap seperti halnya rokok konvensional. Asap diketahui bila diisap setiap hari akan memberikan dampak negatif bagi kesehatan karena memberikan paparan produk berbahaya.

3. Tidak hanya nikotin

Agus menjelaskan, cairan yang menjadi refill atau isi ulang untuk rokok elektronik tidak hanya mengandung nikotin, tetapi juga senyawa-senyawa kimia berbahaya lainnya. Senyawa-senyawa ini bersifat karsinogenik sehingga berpotensi memicu penyakit seperti kanker. Sebagai dokter, Agus sendiri tidak menyarankan penggunakan rokok elektronik sebagai cara berhenti merokok. Sebaliknya, penggunakan permen, tablet isap, inhaler, tempelan (patch), dan spray lebih disarankan.

inggrissnya:
I understand about vaping evidence that I give the following picture below:
6 Reasons why should you choose to use Rotrik (Electric Cigarettes):

• Do not smoke, but Steam

• Environmentally Friendly

• Cost-Effective

• Non-Addictive

• Safe

• Lifestyle

Electric cigarette or e-cigarette also called a vaporizer (vaping) was developed in China and was introduced starting in 2004. The shape and size of the electric cigarette vary, but most are longer than regular cigarettes. There is also that resembles a cigar or pipe.
Electric cigarette works with inhaled through the mouth. The air stream flowing from the mouth suckers will light sensor that triggers the operation of a small battery-powered heater.
Heating then vaporize liquid nicotine synthesis in the container and activate the light that lights up at the end of the cigarette electric cigarette as normal. Heating on electric cigarette also vaporize propylene glycol or PEG that will make electric cigarette smoke. Liquid nicotine synthesis in electric cigarette also contains artificial flavorings and preservatives. These materials are safe when consumed on a regular basis, but another matter when smoked. The bacteria that cause pneumonia also be more resistant as electric cigarette you smoke. (PA).

Rasanyapun diverse, ranging from the original taste of cigarettes, clove, menthol, mint, to taste the fruit. price that is my location in Depok is Rp. 90.000, - the last price is down for Rp 50,000, - the remaining air price variations.

Agency for Food and Drug Administration warned the public that electronic cigarettes that have been circulating in some cities is illegal and unsafe products. This product has not been tested in clinical therefore dangerous. The World Health Organization (WHO) has stated this product is not safe for consumption, recommend restricting circulation.

Head POM, Kustantinah, explaining that the content of propylene glycol, glycol and glycerin dieter as solvent nicotine was found to cause cancer.
The response from the WHO:

Electric cigarettes are battery electric power based inhalers containing nicotine. Where WHO calls as electronic nicotine delivery systems. At first electric cigarette marketed as an alternative to tobacco cigarettes with the mechanism of action as the liquid evaporates atomizer and nicotine in the cartridge. The nicotine liquid, initially recognized safe, because it only contains nicotine, propylene glycol, flavoring (to simulate the taste of tobacco), water, and without the harmful tar and toxic chemical additives.

In 2009, the Food and Drug Association (FDA) is sponsoring research to evaluate the electric cigarette. They found that the electric cigarette still contains Tobacco Specific nitrosamines (TSNA) and Diethylene Glycol (DEG) which dikebal as toxins and carcinogens (cancer-triggering substances).

A recent study comparing several electric cigarette noted that some of the 'e-cigarette' particular brand significantly increase levels of carbon monoxide in the blood plasma and heart rate level users.

While The New England Journal of Medicine also revealed that in 2013, the electronic cigarette sales in Europe increased to number 650 million US dollars per year. And in America, the sale of electronic cigarettes has even reached 1700 million US dollars. Although these numbers are still relatively small when compared to tobacco cigarettes, but the increase is significant. While sales for tobacco cigarettes has not decreased. This concludes the existence of multiple users. So many people who are not happy as rampant or trend using vaping.

I also took the news of the compass online newspaper in the State of Indonesia as follows:

KOMPAS.com - Quitting smoking is not as easy as turning the palm of the hand. Therefore, many people choose to use certain ways the transitional period until they can really let go of cigarettes.

One method that is currently popular both in developed countries and in Indonesia is to use the electronic cigarette. However, this method is still controversy because the danger is not much different from a conventional cigarette.

According to the lung specialist from Friendship Hospital Jakarta, Agus Dwi Susanto, electronic cigarette can be said is a way of "danger" to quit smoking. This is because these cigarettes have almost the same danger with conventional cigarettes, both of nicotine and other chemical compounds.
Although initially claimed to be effective electronic cigarette helps people quit smoking, but now its use is not recommended. After passing through a number of evaluations, the electronic cigarette has several hazards, among others, as follows.

1. Often misused

Agus said that, when used correctly, electronic cigarettes can indeed be a transitional way to quit smoking. On the other hand, the electronic cigarette is very easy to abuse its use. "For example, as at present, although not yet officially licensed and sold, the electronic cigarette has been widely used," he said when contacted by Compass Health, Tuesday (08/05/2014). Nicotine in the electronic cigarette also should be reduced gradually. However, when used freely without prescription dose reduction, the amount of nicotine that used to be kept the same, perhaps even grow without clear standards.

Nicotine is used in a long period of time will accumulate in the body and lead to vascular disorders, such as narrowing or blood coagulation. Thus, although the amount is much less, nicotine in the electronic cigarette is also as dangerous as conventional cigarettes.

2. Smoke

Though burned electronically, nicotine in the electronic cigarette will also cause smoke just like a conventional cigarette. Smoke known when smoked each day will have a negative impact on health because it provides exposure to hazardous products.

3. Not only nicotine

Agus explained, liquids into or refill to refill electronic cigarette does not only contain nicotine, but also compounds other hazardous chemicals. These compounds are carcinogenic and thus potentially lead to diseases such as cancer. As a doctor, Agus themselves do not recommend the use of electronic cigarettes as a way to stop smoking. Conversely, the use of candy, lozenges, inhalers, patches (patches), and spray is recommended.